Author: Sintas Admin

  • Peluncuran Buku: “Arsip dan Sejarah, Mengenang Mona Lohanda”

    SINTAS Project Peluncuran Buku: “Arsip dan Sejarah, Mengenang Mona Lohanda” Dalam rangka mengenang dan melanjutkan usaha- usaha yang telah dilakukan Mona Lohanda di bidang sejarah dan kearsipan, Asosiasi Sejarah Lintas Batas bekerjasama dengan Penerbit Pustaka Pias menerbitan buku hasil kontribusi sejumlah sahabat atau kolega Mona yang selama ini menggeluti bidang sejarah dan kearsipan seperti dilakukan oleh…

  • Pengembangan Museum Comarca-Balide Timor Leste

    SINTAS Project Pengembangan Museum Comarca-Balide Timor Leste Sejarah Lintas Batas menjalin kerjasama dengan Centro Nacional Chega (CNC), Timor Leste, dalam pengembangan Comarca-Balide Museum menjadi museum Hak Asasi Manusia. Kerjasama tersebut meliputi pengembangan materi-materi terkait sejarah pelanggaran HAM di Timor Leste, penataan tampilan museum, ruang pamer, dan koleksi museum. Foto / Dokumentasi @SINTAS 2023

  • Muhammad Fauzi

    KEMBALI Sejarawan yang menaruh perhatian pada Sejarah Sosial.  Pendidikan 2010Magister Humaniora, Universitas Indonesia   Publikasi 1987“Sosok Studieclub Tahun 1920-an”  2000 “Pendudukan Jepang dan Wacana Kebudayaan” 2003“Not Fade Away: A General of the Sukarno Years Criticises Today’s Military” 2005Ismail Marzuki: Musik, Tanah Air dan Cinta; “Bandit dan Watak Revolusi Indonesia” 2009“Bumiayu Pada Awal Revolusi: Studi Pendahuluan” 2011“Membaca…

  • | |

    Partihistori #12 – Adaptasi dan Perlawanan: Perempuan Mantan Tapol 1965 Menyintas Zaman

    #EdisiWomensHistoryMonth Januari lalu, Presiden mengakui terjadinya pelanggaran HAM berat di masa lalu, termasuk di dalamnya korban kekerasan Peristiwa 1965. Tak lama sebelumnya, Dr. Amurwani Dwi Lestariningsih, M.Hum baru saja menyelesaikan penelitiannya mengenai pengalaman perempuan-perempuan korban persitiwa 1965 menyintas berbagai perlakuan dan pandangan. Bagaimana cara mereka bertahan? Apa reaksi mereka terhadap kebencian, stigma, atau dukungan? -Diskusi…

  • Moh. Farihan Aziri

    KEMBALI Moh. Farihan Aziri mahasiswa yang terlalu lama di jurusan sejarah Universitas Airlangga, hingga akhirnya akan menjadi sejarah di hidupnya.  Sejarah baginya adalah way of life karena dengan melihat kebelakang kita bisa tau hari ini akan direncanakan.  Publikasi 2019 – Become Boyan: The Arrival and Development of Baweanese in Singapore in the 19-20th Century” di Journal of…

  • Petrik Matanasi

    KEMBALI Petrik merupakan periset sejarah sejak 2007 dan fokus pada sejarah militer Indonesia. Dengan menulis beberapa buku tipis dan ratusan artikel di blog pribadi, tirto.id, historia.id, serta beberapa di majalah Intisari dan media lainnya. Kini mengabdi di historia.id. Pernah setahun menjadi guru sejarah SMAN Sumsel Palembang (2011-2012) dan tiga tahun di SMA Sampoerna Bogor (2013-2016)….

  • Muhammad Sarip

    KEMBALI Peminat sejarah yang berprofesi sebagai editor sebuah penerbitan di Samarinda, Kalimantan Timur. Latar akademiknya memang bukan bukan jurusan sejarah. Namun, Ilmu Sejarah selain didapatnya melalui belajar mandiri, juga secara teori dan praktik diperoleh dari Pelatihan Berbasis Kompetensi Penulis Sejarah yang dilaksanakan oleh Kemendikbud kali pertama pada Juli 2020. Sebagai ‘insider’ Kalimantan Timur, sering menjadi…

  • Ausaf Ali Atiyyah

    KEMBALI Ausof merupakan seorang pekerja lepas di industri storytelling. Pertama bekerja sebagai copywriter, lalu berlanjut sebagai scriptwriter, content writer, dan berbagai project penulisan lainnya.  Perkenalannya dengan sejarah terjadi saat masih kecil melalui cerita Nabi dan komik tokoh-tokoh dunia terbitan Elex Media Komputindo. Menyelesaikan studi S1 di Ilmu Sejarah, FIB, Universitas Indonesia pada tahun 2017 dengan…